Sensor Alarm Pada Sepeda Motor
Halo semua pengunjung Timi's Blog ✌✋
Pada post kali ini aku bakalan berbagi cerita tentang salah satu proyek salah satu tugas mata kuliah Sistem Digital dan Mikroprosesor di semester tiga yaitu membuat sebuah sensor alarm pada sepeda motor menggunakan Arduino. Tugas mata kuliah ini merupakan bagian dari rangkaian praktikum mata kuliah Sistem Digital dan Mikroprosesor. Pada proyek ini kebetulan aku bersama rekan dari prodi yang sama yaitu bernama Bima. Sebenernya kalau boleh curhat dikit sih, seharusnya idealnya timnya itu 1 dari prodi Teknik Tenaga Listrik dan 1 lagi dari prodi Sistem dan Teknologi Informasi. Yah, karena mahasiswa STI lebih banyak jadi ya mungkin kebagiannya sama yang sejurusan deh. But It's okay karena itu gak menghalangi kita buat berkarya. Lagian si Bima juga Alhamdulillah udah lumayan ngerti Arduino jadi sangat terbantu dan belajar banyak juga dari Bima. Jadi Bima bagian merakit alat dan aku bagian untuk membuat kode dari program untuk Arduino.
Jadi, aku disini bakalan ceritain dulu nih kisah sebelum akhirnya kita membuat Sensor Alarm Pada Sepeda Motor. Nah, awalnya ada ide lain yang dibuat yaitu pengennya kami membuat alat menggunakan sensor yang bisa mendeteksi suara gitu. Jadi ketika diinstruksikan oleh penggunanya alarmnya itu bisa berbunyi sesuai masukan suara. Kalau bukan suara pemilik sepeda motor, maka yang terjadi alarm akan berbunyi. Yah tapi ternyata kami berdua menemui kendala dimana software yang digunakan untuk mendukung sensor suaranya kalau gaksalah berbayar jadi akhirnya kami menggunakan sensor gerak menggunakan PIR. Lalu kendala yang kedua yaitu kami harus menyediakan peredam suara untuk meminimalisir "noise". Nama software untuk mendukung sensor suaranya itu adalah "Bit Voicer". Nah langsung aja kita masuk ke bahasan tentang sensor alarm pada sepeda motor.
Nah, jadi Alat ini merupakan alat yang memanfaatkan PIR Sensor dan digunakan untuk Sensor Alarm Pada Sepeda Motor. PIR Sensor disini berfungsi untuk mendeteksi apakah orang itu telah pindah atau keluar dari kisaran sensor. Sensor PIR akan mendeteksi pergerakan yang diberikan oleh pengguna. Cara kerja dari alat ini cukup sederhana. Alat akan bekerja ketika ada input berupa gerakan dari manusia. Ketika PIR Sensor mendeteksi pergrakan maka Buzzer akan berbunyi dan LED Merah menyala dan sebaliknya, jika tidak ada pergerakan Buzzer Mati dan LED akan berwarna hijau. Alat ini bisa dimanfaatkan untuk mencegah kemalingan dan digunakan pada sensor pintu garasi.
Nah, sekarang aku bakalan ngeshare nih apa aja yang kalian butuhin untuk merancang alat ini.
1. Sensor Gerak (PIR Sensor)
2. LED Merah & LED Hijau
3. Buzzer
4. Arduino Uno Board
5. Breadboard
6. Kabel Jumper
Nah setelah kalian udah siap dengan komponen-komponennya, langsung aja nih aku bakalan sharing cara singkat dari perancangan alat ini.
1. Hubungkan komponen PIR Sensor ke Arduino Board
2. PIN VCC Pada PIR Sensor di Jumper ke 5V Power Pada Arduino
3. PIN OUT Pada PIR Sensor di Jumper ke Digital Pin 2 Pada Arduino
4. Pin GND Pada PIR Sensor di Jumper ke GND Power Pada Arduino
5. Letakkan Kaki Anoda LED ke Digital pin 13, dan kaki katoda di GND
6. Letakkan Jumper (+) Buzzer pada Digital Pin 10 pada Arduino
7. Letakkan Jumper (-) Buzzer pada GND Power di Arduino
8. Compile dan Upload Kode Program ke Arduino.
Biar gakbingung, ini adalah ilustrasi alatnya.
Nah setelah udah selesai, langsung aja kita lakuin pengujian.
Nah itu tadi adalah cerita dan kisah dari proyek Sensor Alarm Pada Sepeda Motor. Nah gakcuma bisa buat sepeda motor loh. Jadi alat ini bisa dibuat atau ditambahkan pada fungsi monitoring keamanan pada Mall (diletakkan di CCTV). Selain itu, untuk kedepannya agar alarm dapat bekerja dengan baik alarm harus dimodifikasi agar pergerakan yang dideteksi bisa menjadi lebih kompleks. Misalnya adalah menggunakan sensor gerak yang lebih canggih sehingga pergerakannya dapat mengenali pemilik sepeda motor sehingga menghindari kemalingan. Ok sekian dulu ya buat cerita tentang proyek ini. Aku bakalan berbagi lebih banyak lagi loh kedepannya.
So stay tune aja ya di Timi's Blog.
Pada post kali ini aku bakalan berbagi cerita tentang salah satu proyek salah satu tugas mata kuliah Sistem Digital dan Mikroprosesor di semester tiga yaitu membuat sebuah sensor alarm pada sepeda motor menggunakan Arduino. Tugas mata kuliah ini merupakan bagian dari rangkaian praktikum mata kuliah Sistem Digital dan Mikroprosesor. Pada proyek ini kebetulan aku bersama rekan dari prodi yang sama yaitu bernama Bima. Sebenernya kalau boleh curhat dikit sih, seharusnya idealnya timnya itu 1 dari prodi Teknik Tenaga Listrik dan 1 lagi dari prodi Sistem dan Teknologi Informasi. Yah, karena mahasiswa STI lebih banyak jadi ya mungkin kebagiannya sama yang sejurusan deh. But It's okay karena itu gak menghalangi kita buat berkarya. Lagian si Bima juga Alhamdulillah udah lumayan ngerti Arduino jadi sangat terbantu dan belajar banyak juga dari Bima. Jadi Bima bagian merakit alat dan aku bagian untuk membuat kode dari program untuk Arduino.
Jadi, aku disini bakalan ceritain dulu nih kisah sebelum akhirnya kita membuat Sensor Alarm Pada Sepeda Motor. Nah, awalnya ada ide lain yang dibuat yaitu pengennya kami membuat alat menggunakan sensor yang bisa mendeteksi suara gitu. Jadi ketika diinstruksikan oleh penggunanya alarmnya itu bisa berbunyi sesuai masukan suara. Kalau bukan suara pemilik sepeda motor, maka yang terjadi alarm akan berbunyi. Yah tapi ternyata kami berdua menemui kendala dimana software yang digunakan untuk mendukung sensor suaranya kalau gaksalah berbayar jadi akhirnya kami menggunakan sensor gerak menggunakan PIR. Lalu kendala yang kedua yaitu kami harus menyediakan peredam suara untuk meminimalisir "noise". Nama software untuk mendukung sensor suaranya itu adalah "Bit Voicer". Nah langsung aja kita masuk ke bahasan tentang sensor alarm pada sepeda motor.
Nah, jadi Alat ini merupakan alat yang memanfaatkan PIR Sensor dan digunakan untuk Sensor Alarm Pada Sepeda Motor. PIR Sensor disini berfungsi untuk mendeteksi apakah orang itu telah pindah atau keluar dari kisaran sensor. Sensor PIR akan mendeteksi pergerakan yang diberikan oleh pengguna. Cara kerja dari alat ini cukup sederhana. Alat akan bekerja ketika ada input berupa gerakan dari manusia. Ketika PIR Sensor mendeteksi pergrakan maka Buzzer akan berbunyi dan LED Merah menyala dan sebaliknya, jika tidak ada pergerakan Buzzer Mati dan LED akan berwarna hijau. Alat ini bisa dimanfaatkan untuk mencegah kemalingan dan digunakan pada sensor pintu garasi.
Nah itu tadi adalah cerita dan kisah dari proyek Sensor Alarm Pada Sepeda Motor. Nah gakcuma bisa buat sepeda motor loh. Jadi alat ini bisa dibuat atau ditambahkan pada fungsi monitoring keamanan pada Mall (diletakkan di CCTV). Selain itu, untuk kedepannya agar alarm dapat bekerja dengan baik alarm harus dimodifikasi agar pergerakan yang dideteksi bisa menjadi lebih kompleks. Misalnya adalah menggunakan sensor gerak yang lebih canggih sehingga pergerakannya dapat mengenali pemilik sepeda motor sehingga menghindari kemalingan. Ok sekian dulu ya buat cerita tentang proyek ini. Aku bakalan berbagi lebih banyak lagi loh kedepannya.
So stay tune aja ya di Timi's Blog.
So stay tune aja ya di Timi's Blog.


Komentar
Posting Komentar